Sinopsis Film Terbaru, Film Korea, Film Jepang, Film Taiwan, Film China, Film Indonesia, Drama Korea, Movie Trailer

Sinopsis Mohabbatein Episode 99 (Tayang Senin, 07 November 2016)

Sinopsis Mohabbatein Episode 99 (Tayang Senin, 07 November 2016) - Pagi harinya, Ishita melihat iklan di koran tentang orang hilang yakni Sarika yang ditunjukkan oleh Raman. Ishita pun bertanya mengapa dia memberikan koran ini pada nya. Raman berkata bahwa Sarika akan menjadi ibu dari anak Romi, Raman berencana membuat mereka menikah. Tapi Ishita berkata bahwa Raman telah menolak pernikahan mereka. Raman berkata bahwa situasinya berbeda, Romi dulu tidak bertanggung jawab dan sekarang Romi pasti bertanggung jawab setelah apa yang dilakukannya kemarin. Ishita berkata bahwa ini sangat egois. Raman pun membela diri. Pathak kemudian datang dan menunjukkan dokuman2. Raman meminta Ishita mempercayainya, dia berjanji akan menyelesaikan semua masalah.

Pengacara Abishek menemui Shagun dan menyerahkan dokumen padanya. Shagun terkejut melihat pemberitahuan hukum bahwa Raman mengajukan hak asuh atas Aditya. Abhisek berkata pada Shagun bahwa dia bisa berjuang melawan klaim ini, Raman menganggapnya tidak bisa mengasuh Aditya dengan baik, pengadilan akan memutuskan. Abhisek kemudian beranjak pergi. Shagun pun menahan geram pada Raman, dia berkata bahwa hak asuh Ruhi telah menyatukannya dengan Ishita dan sekarang mereka akan lihat bagaimana hak asuh Aditya akan menghancurkan mereka.

Ishita meminta Toshi untuk makan dan meminum obatnya. Toshi hanya menangis terus menerus. Raman mendapat panggilan telepon dan berbicara. Toshi kemudian bertanya apa yang terjadi. Raman berkata jika mereka mendapatkan keberadaan Sarika. Toshi punnmengucap syukur. Raman lalu meminta Ishita ikut bersamanya.

Ketika mereka berdua telah pergi selama dua jam dan kembali, Romi bertanya apakah dirinya bisa ikut bersamanya. Raman menolak dan berkata akan berbicara dengan Sarika. Ishita berpikir bahwa dirinyatidak yakin jalan yang diambil ini benar atau salah.

Raman sedang bekerja di kantor dan Ashok mendatanginya dan menghinanya tentang drama di pernikahan Rinki, Ashok berkata bahwa Mihir digunakan pada saat yang tepat. Raman pun membalas ucapan Ashok dengan kata2nya yang serasa menampar muka Ashok. Raman juga berkata  “aku mengerjakan pekerjaanku dengan baik..kau juga harus belajar..atau panggil aku jika perlu dan aku akan menjelaskannya padamu”. Ashok pun marah mendengar ucapan Raman.

Raman dan Ishita menemui Sarika. Sarika berkata tidak ingin melihat wajah Romi. Ishita berkata jika mereka datang untuk meminta maaf. Ishita meminta Sarika memaafkan Romi demi anaknya. Sarika berdebat dan berkata “ kalian kira aku tidak tahu kenapa kalian semua ada disini..aku bukan anak kecil..aku tahu masalah tentang kesehatan Romi jadi aku tahu kalian datang kesini bukan untukku tapi untuk anak ini”. Raman dan Ishita pun terkejut.

Sarika menambahkan “aku harapan terakhir kalian jadi kalian datang melihatku..apakah kalian sudah menghukum Romi untuk kesalahannya..tidak..kalian tidak peduli dengan apa yang Romi lakukan..kalian memiliki uang untuk menutup mulut dan menyuruhku melakukan aborsi..nama baikku sudah tercemar tapi Romi tidak peduli..aku tidak akan membiarkan Romi mendekati bayiku..pergilah kalian”. Raman meminta Sarika memikirkan bayinya tapi Sarika bersikeras meminta mereka pergi.

Shagun berbicara dengan pengacaranya. Sang pengacara mengatakan jika kasus ini kuat. Shagun bersikeras bahwa dirinya telah merawat Aditya dengan baik. Pengacaranya mengatakan bahwa Raman mengklaim bahwa dia bisa merawat lebih baik dari Shagun karena Shagun tidak memilki keuangan yang stabil. Shagun berkata akan memberinya uang tapi dia harus membuatnya memenangkan hak asuh anaknya.

Raman dan Ishita pulang ke rumah. Ishita menenangkan Toshi. Toshi tau bahwa Sarika tidak akan setuju kafrena mereka memiiki motif tersendiri. Toshi pun menyalahkan dirinya sendiri. Raman meminta Ishita untuk berbicara sekali lagi dengan Sarika. Ishita puj berkata akan menemui Romi dulu.

Ishita kemudian berbicara dengan Romi dan intinya Romi ingin memberikan namanya pada bayi Sarika dan membesarkannya meski rasa cintanya pada Sarika sudah tidak sama seperti dulu.

Ishita menemui Raman dan mengatakan jika Romi tidak siap. Ishta pun berdebat dengan Raman, Raman menyalahkan Ishita atas semua yang terjadi dan Ishita pun menangis. Mihir dan Rinki datang lalu menatap mereka , Ishita menghapus airmatanya dan beranjak pergi. Mihir menyapa mereka dan bertanya pada Raman, Raman kemudian menceritakan pertemuannya dengan Pathak. Beberpa saat kemudian Raman hendak pergi dan Ishita mengikutinya. Ishita ingin ikut dengan Raman karena ini berhubungan dengan Aditya. Raman menolak dan Ishita kembali mmenangis.

Saat jam pulang di sekolah, Aditya bercerita pada Ruhi bahwa sekarang dirinya dan ibunya tinggal di hotel. Shagun lalu datang dan menarik Aditya pergi mengakhiri percakapan adik kakak tersebut.

Mihir dan Rinki datang ikut bergabung bersama keluarga Bhalla untuk makan malam. Mihir menanyakan Raman dan Toshi menjawab jika Raman akan terlambat pulang karena kerjaan barunya memakan banyak waktu. Mihir dan Rinki mencoba membuat suasana hati Ishita kembali membaik. Mihir bersikeras meminta Ishita membuatkannya Aloo Parathas, Ishita pun bersedia membuatkannya. Toshi berpikir bahwa hubungan Raman dan Ishta mengalami ketegangan karena Sarika. Raman berada di kamar dan sedang berbicara dengan Pathak, Ishita datangnsalmbil membawa Halwa untuk raman dan memintanya untuk memakannya. Mereka kembali berdebat, mereka sama2 kesal dan akhirnya sama2 pergi tidur. Ishita tidur di sofa dan memandangi Raman, Raman sendiri langsung berbalik memunggungi Ishita.

Pagi harinya, Toshi menemui Sarika dan meyakinkannya agar mau menikah dengan Romi. Toshi memohon pada Sarika tapi Sarika memintanya berhenti memohon. Toshi berbicara panjang lebar menumpahkan isi hati dan penyesalannya pada Sarika. Dia meminta Sarika melupakan segalanya dan memaafkannya. Toshi pun menangis dan ini membuat Sarika terenyuh dan ikut menangis. Toshi kembali memohon agar  dapat memberikan nama pada anak Sarika dan memberikannya kehidupan yang terhormat. Toshi memintanya memberi kesempatan. Sarika pun berkata ingin bertemu dengan Romi sekali saja dan akan memutuskan setelah bertemu dngannya. Toshi pun berkata akan membawakan Romi untuknya. Toshi lalu memeluk Sarika.

Ishita pergi ke sekolah Ruhi dan bertemu Vandu, Vandu memintanya menjemput Shravan juga karena dia dan Bala ada sedikit urusan. Ishita menggoda bahwa mereka akan pergi kencan. Mereka pun tertawa. Ishita berkata akan membawa Shravan. Vandu kemudian beranjak pergi.

Aditya tersenyum dan menyapa Ishita. Ishita menanyakan kabar Aditya, Aditya kemudian meminta maaf pada Ishita karena hari itu ibunya banyak melakukan kesalahan. Ishita berkata bahwa itu bukan kesalahannya. Ishita menanyakan Ruhi dan bertanya bagaimana Aditya akan pulang. Aditya berkata akan pulang sendiri naik taksi karena ayah dan ibu ada pertemuan dengan pengacara. Ruhi kemudian datang, Ishita mengajak Aditya pulang bersamanya dan Ruhi karena dia akan bosan sendirian di hotel. Ishita membawa mereka dan berpikir mengapa Raman dan Shagun bertemu pengacara. Ishita berharap tidak ada ketegangan yang terjadi.

Shagun dan Raan berbicara dengan pengacara mereka. Shagun berkata akan memberikan hak asuh Aditya asal Raman memberinya uang 4 lakhs tiap bulan. Raman melihatnya dan terkejut. Shagun pun mengejeknya dan berkata bahwa dirinya bisa membuktikan di pengadilan bahwa dia mempunyai banyak tanggung jawab dan tidak bisa mengurus Aditya. Shagun juga berkata bahwa dirinya bisa membuktikan bahwa dirinya adalah ibu yang mampu. Setelah berbicara Shagun pun beranjak pergi. Raman berkata pada pengacaranya bahwa mereka harus menemukan cara untuk mendapat hak asuh Aditya.

Vandu dan Bala bertemu saat makan siang dan mereka berdebat mengenai makanan, Vandu lalu meminta minuman dingin dan bala memanggil pelayan untuk memesannya. Sementara tidak jauh dari tempat Vandu dan Bala makan terlihat Toshi dan Romi juga berada di temoat yang sama dan mereka sedang membicarakan Sarika. Sarika lalu datang kesana dan berkata apakah yang di inginkannya akan diberikan. Toshi pun bertanya apa yang diinginkannya. Sarika ingin Romi meminta maaf, Romi pun mengucap maaf tapi Sarika meminta dengan cara yang baik. Romi kembali berkata maaf karena dirinya telah bersalah pada Sarika. Sarika meminta dia meminta maaf sambil berlutut, memegang telinga dan menangkupkan tangan. Romi pun emosi dan hendak pergi tapi Toshi menahannya dan meminta dia melakukannya demi dirinya.

Romi pun berlutut dan memegang telinganya sambil meminta maaf pada Sarika. Sarika teringat bagaimana Romi memberinya uang untuk menyingkirkannya dan bayinya, sementara Vandu melihat mereka dan menunjukkannya pada Bala, Bala bertanya2 siapa wanita yang bersama Romi dan Toshi.

Sarika menangis dan meminta Romi untuk bangun. Toshi menanyakan keputusan Sarika. Sarika kemudian memaki Romi dan mengatakan tidak tertarik untuk menikah dengannya, dia hanya ingin permintaan maaf Romi. Toshi dan Romi terkejut. Sarika juga berkata untuk tidak menemuinya lagi atau dia akan lapor pada polisi. Sarika beranjak pergi dan Toshi pun menangis. Romimenenangkan ibunya. Vandu dan Bala melihat ini semua.

Ishita membawa Ruhi dan Aditya. Ruhi lalu meminta Ishita menghentikan mobil. Ruhi menginginkan es krim. Ishita memberikan es krim pada Aditya tapi Aditya menolak karena ibunya melarangnya minum es krim. Ishita berkata bahwa sebenarnya dia hanya takut kalah dari Ruhi karena Ruhi makan es krim dengan cepat. Aditya pun tertantang da berkata akan membuat Ruhi kalah. Mereka berdua berlomba makan es krim. Ishita stersenyum bahagia melihat anak2 bersama.

Raman berada dikamarnya dan sedang berbicara ditelepon dengan seseorang tentang investasi. Ishita lalu masuk dan bercerita tentang Aditya. Raman diam saja dan Ishita pun beranjak pergi. Raman bergumam bahwa dirinya tau jika Aditya sudah berubah, Raman berjanji akan mendapatkan Aditya kembali di rumahnya dan akan memperjuangkannya.

Aditya bertanya pada Shagun berapa lamakah mereka akan tinggal di hotel. Shagun menjawab beberapa hari lagi. Shagun lalu melihat bungkusan es krim dan menanyakannya. Aditya pun bercerita jika tadi Ishita yang memberikannya. Shagun memarahinya tapi kemudian bersikap tenang. Shagun pun kemudian berbicara dengan Aditya tapi Shagun melihat Aditya menyembunyikan sesuatu. Aditya kemudian pergi tidur. Shagun berpikir jika semuanya meninggalkannya kemanakah dia akan pergi. Shagun menyadari jika Raman akan mencoba mengambil Aditya dan Shagun berkata tidak akan membiarkan itu terjadi karena Aditya harus bersamanya.

Raman dan Ruhi melihat foto Aditya di laptop dan mereka membicarakannya. Ishita lalu meminta Ruhi untuk segera tidur. Ruhi menjawab 5 menit lagi dan meminta Ishita mendekatinya. Raman lalu menceritakan tentang Rinki pada Ruhi, mereka lalu bercanda, Ruhi mengelus pipi ayahnya dan kemudian meminta Ishita untuk mengelusnya, Ruhi membawa tangan Ishita ke pipi Raman. Mereka berdua pun saling pandang. Raman meminta Ruhi untuk pergi tidur, Ishita pun membawa Ruhi ke kamar mandi untuk gosok gigi. Raman berkata bahwa Ishita pasti akan menjaga dan menyayangi Aditya seperti dia menyayangi Ruhi. Raman berkata harus mendapatkan Aditya dengan cara apapun.

Shagun berbicara dengan pengacaranya tentang kasus hak asuh Aditya, Aditya yang akan berangkat ke sekolah mendengarnya dan bertanya. Tapi Shagun tidak memberitahu Aditya dan memintanya segera pergi ke sekolah. Pengacara bertanya apakah Aditya tidak mengetahui kasusnya. Shagun menjawab tidak dan berkata bahwa Aditya akan selalu bersamanya. Shagun lalu mendapat telepon dan berkata pada sang pengacara bahwa dia akan pergi menemui Raman.

Bala mengantar Vandu ke kelas senam kehamilan dan Sarika bergabung bersama mereka. Sementara Mihir dan Rinki berada berada di suatu tempat dan sedang berbicara. Mihir meminta Rinki fokus pada pendidikannya, dia lalu melihat Mihika. Mihika menyapa mereka dan mengucapkan selamat atas pernikahan. Mihir sedikit menyindirnya dan kemudian Mihika beranjak pergi. Rinki lalu membicarakan Mihika pada Mihir, kemudian Mihir berkata akan mengantar Rinki ke kampus.

Vandu melihat Sarika dan berbicara dengannya. Vandu mengatakan jika dirinya adalah kakak Ishita, Vandu menceritakan tentang kebaikan Romi dan keluarganya. Vandu meminta Sarika memikirkan masa depan anaknya dan berpikir dengan baik lalu membuat pilihan yang sesuai. Sarika berkata bahwa dirinya tidak membutuhkan ceramahnya dan tidak tertarik dengan Ishita. Sarika kemudian beranjak pergi. Vandu berharap keadaan ini akan menemukan jalan keluar.

Madhavi dan Vandu berada di rumah Toshi, Toshi memanjakan Vandu dengan makanannya. Mereka lalu membicarakan Mihir dan Rinki. Toshi kemudian berkata bahwa dirinya mengkhawatirkan Romi. Madhavi dan Vandu  menenangkan dan menghibur Toshi. Toshi menangis dan beranjak pergi. Shagun menemui Raman dan Raman memberinya selembar kertas dan itu adalah surat berharga, Raman bersedia memberikan 4 lakhs setiap bulan pada Shagun, Raman berkata Aditya akan ikut bersamanya. Shagun pun terkejut dan berkata bahwa dia ingin berbicara dulu dengan pengacaranya. Shagun kemudian beranjak pergi. Raman berkata pada pengacaranya bahwa Shagun pasti akan melakukan rencana yang lain lagi.

Shagun mengingat ucapan Raman dan berkata bahwa dirinya tidak akan membiarkan Raman merebut Aditya. Dia lalu menerima telepon dari pengacaranya yang mengatakan jika dokumen2 itu sudah benar. Shagun menyuruhnya membuang semua dokumen tersebut. Shagun lalu melempar ponselnya dengan kesal sambil berkata bahwa dia akann menghancurkan Raman Bhalla.

Pagi harinya Ishita memberikan kopi pada ayah mertuanya, Aditya lalu menelpon dan Ishita yang menerimanya, Aditya menyapanya. Ishita senang mendengar suara Aditya. Semua keluarga berkumpul mendengar nama Aditya. Ishita lalu memberikan telepon pada ayah mertuanya. Aditya lantas menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Tn. Bhalla merasa senang dan menekan tombol pengeras suara, dia meminta Aditya menyanyi lagi. Shagun berdiri di belakang Aditya dan terkejut. Ishita dan yang lain pun baru teringat hari ultah Tn. Bhalla setelah Aditya menyanyi. Toshi lalu bertanya pada Aditya bagaimana dia bisa tahu. Aditya berkata melihat tanggal ultah kakeknya di paspornya. Mereka pun memberkati Aditya dan Aditya berkata akan pergi ke sekolah.

Ruhi muncul dan membawakan kartu ucapan selamat ultah untuk kakeknya. Dia mengatakan jika Aditya yang memberitahunya dan menyuruhnya memberikan kejutan. Raman lalu mengambil berkat ayahnya dan memeluknya. Raman kemudian bergumam bahwa Aditya akan bersamanya selamanya jika semuanya berjalan dengan baik.

Ishita melihat Raman yang sedang bersiap2, dia berpikir Raman akan merencanakan sesuatu yang spesial untuk ulangtahun ayahnya. Mereka saling berbicara dengan pikiran masing2 dan tidak ada yang mengalah untuk mulai berbicara. Ishita punmempunyai ide, dia mulai menulis catatan dan diberikan pada Raman, Raman pun membalasnya. Mereka berdua lalu saling berbalas melalui catatan. Raman pun tidak tahan dan kemudian berbicara langsung dengan Ishita mengenai rencana ultah ayahnya. Mereka berdebat dan Raman memegang tangan Ishita, Ishita punnberlari tapi Raman tetap memeganginya, Ishita pun jatuh dan menimpa Raman. Tapi Raman mendapat panggilan di telepon yang mengatakan jika Shagun telah setuju. Raman lalu menyuruh Ishita untuk merencanakan  pesta yang besar. Raman berkata akan memberikan hadiah yang sangat bagus.

Shagun menemui Raman dan berkata bahwa dia telah menandatanganinya. Mereka lalu saling mencemooh. Raman lalu meminta Abishek memeriksa dokumennya dan seteah itu Raman menandatanganinya. Raman memberikan dokumen itu pada Shagun dan berkata bahwa Aditya harus bersamanya dalam 24 jam. Shagun kemudian beranjak pergi. Raman pun berpikir bahwa Aditya akan bersama keluarganya.

Keluarga Bhalla menyiapkan pesta. Ishita menunjukkan hadiah kemeja untuk ayah mertuanya pada Toshi dan Toshi menyukainya, Simmi berkata akan memberikan parfum favorit ayahnya. Madhavi datang dan memuji dekorasinya. Rinki dan Mihir juga kemudian datang dan memeluk mereka. Iyer juga kemudian datang dan mengucap selamat pada Tn. Bhalla. Ruhi memberikan hadiah mug bertuliskan “kakek terbaik” untuk Tn. Bhalla. Shravan juga memberikan hadiah. Toshi meminta Ishita menelpon Raman. Raman kemudian datang dan Ishita menanyakan hadiahnya. Raman menggodanya dan kemudian berkata akan memberikannya.

Mereka semua bertepuk tangan dan menyanyikan lagu ulangtahun. Tn. Bhalla lalu memotong kue. Raman kemudian berkata bahwa dia memberikan hadiah terbaiknya yakni Shagun telah memberikan hak asuh Aditya padanya. Raman berkata sekarang Aditya akan bersama mereka selamanya. Mereka semua pun tersenyum. Mereka memberkati Raman dan memeluknya. Ishita merasa Raman menyembunyikan sesuatu karena Shagun tidak akan semudah itu memberikan hak asuh anaknya. Raman meminta Ishita tidak berpikiran negatif. Raman kemudian beranjak pergi. Ishita berharap ini semua bukan permainan Shagun.

Toshi meminta Pammi datang tepat waktu saat perayaan Holi. Tn. Bhalla berkata akan pergi melihat persiapan. Raman berkata telah memanggil Rinki dan Mihir. Toshi menanyakan tentang Aditya dan Raman berkata bahwa Shagun akan membawanya besok. Toshi pun merasa senang.  Raman lalu menanyakan Ishita. Toshi mengatakan jika Ishita sedang mempersiapkan kamar untuk Aditya.

Ruhi sedang berbicara dengan Ishita, Raman kemudian datang, Ruhi mengatakan bahwa ibu Ishi telah membuat kamar baru untuk Aditya. Ruhi kemudian bergegas keluar. Ishita kemudian membahas tentang Aditya pada Raman. Raman memintanya untuk tidak memulai pertengkaran, Raman lalu beranjak pergi. Ishita merasa ada sesuatunyang salah dan Ishita pun kemudian berniat mencari tau apa yang terjadi.

Ishita menelpon Abishek dan asistennya yang menjawab. Ishita menanyakan tentang kertas kerja Raman untuk Aditya. Asisten Abishek berkata maaf karena tidak bisa mengatakan apapun dan dia mengakhiri panggilan. Perayaan Holi dimulai, seorang lelaki mendatangi Raman dan menanyakan uang sewa apartemen yang tertunda. Raman berkata akan membayar dengan rekening pribadinya. Raman lalu mengucap selamat hari Holi pada lelaki tersebut. Raman menelpon Nakul dan bertanya tentang pengajuan pinjamannya dan Ishita mendengarkan pembicaraan Raman ini. Raman lalu berbalik dan terkejut melihat ishita, Ishita berkata jika Toshi memanggilnya untuk melakukan pooja.

Semua orang sedang menari dan Raman ingin memberikan Tika pada Ishita tapi Ishita terlihat sibuk. Sementara itu tanpa sengaja saree Ishita btertumpahi oleh air minum, Ishita kemudian pergi ke kamar untuk mengganti sareenya, tanpa sengaja dia menjatuhkan file milik Raman. Dia memungutnya dan melihat dokumen hak asuh Aditya. Raman datang dan mengambilnya sebelum Ishita sempat membacanya. Raman berkata jika itu kertas kerjanya. Ishita berkata bahwa itu dokumen Aditya. Raman memintanya untuk tidak memata2inya. Raman berkata akan memberitahukannya bila ada sesuatu yang penting. Ishita pun pergi dengan kesal. Raman pun berujar jika Ishita tahu dirinya memberi 4 lakhs tiap bulan pada Shagun untuk hak asuh Aditya, tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Ishita. by Intifilm.com
0 Komentar untuk "Sinopsis Mohabbatein Episode 99 (Tayang Senin, 07 November 2016)"

Back To Top